Rabu, 17 April 2013

Bagaimana menjadi seorang Ibu yang berkualitas



 Bagaimana menjadi seorang Ibu yang berkualitas

Pekerjaan/Profesi sebagai seorang ibu rumah tangga adalah sebuah pilihan. Ada banyak hal yang melatar belakangi seorang wanita menikah mau tak mau akhirnya menjatuhkan pilihan untuk menjalani profesi ini. Saya adalah salah satu dari sekian banyak Ibu di jagad ini yang di ijinkan oleh suami saya untuk tetap bekerja. Bukan Cuma itu, bahkan saya kini di ijinkan untuk melakukan aktivitas lain yaitu berMLM. MLM yang saya pilih adalah Oriflame, asal tidak mengganggu tugas2 saya sebagai seorang Ibu juga sebagai salah satu Karyawati di tempat saya Bekerja saat ini.

liburan bersama teman2 kantor

Sebagai seorang ibu rumah tangga,kita harus jeli melihat potensi diri maupun peluang usaha. Apapun bidang yang kita pilih untuk ditekuni, modalnya sama, yaitu niat yang kuat, usaha yang sungguh-sungguh, dan tak kenal putus asa. Dimana ada kemauan di situ pasti akan ada jalan. Banyak kisah sukses bisnis yang dilakukan seorang ibu dari rumah. Usaha apapun itu jika kita melakukanya dengan niat, fokus dan yakin Insya Alloh usahanya lancar. Dibisnis Oriflame yang saya jalani saat ini banyak juga yang berprofesi sama seperti saya, tapi urusan Rumah Tangganya lancar/baik-baik saja, karena semua kembali ke pribadi masing2. 


Saat ini , di tengah-tengah kemajuan teknologi yang begitu pesat, ibu rumah tangga selayaknya mengikuti perkembangannya. Jangan hanya jadi penonton saja, tapi juga penikmat. Jangan gagap teknologi dan harus selalu mendampingi anak-anaknya dalam beraktivitas dengan segala macam gadget-nya. Tanamkan mana yang boleh dan mana yang tidak. Mana yang baik dan mana yang tidak. Ibu adalah filter utama dalam menyaring segala informasi yang diakses oleh anak-anaknya. Memberi Jadwal sepertinya adalah cara yang efektif saat ini, menurut saya. Anak – anak saya ijinkan ber-Gadget saat saya atau suami saya ada dirumah/didampingi, diluar waktu itu gadget saya simpan dengan rapi. Bukan "melarang" tapi saya "membatasi" .

mendampingi anak ber-Gadget


Bukan hanya urusan dunia, seorang ibu rumah tangga juga dituntut berkualitas untuk urusan akhirat. Hal ini bisa dicapai dengan mengikuti kegiatan keagamaan secara rutin. Karena dari seorang ibulah pendidikan anak bermula. Bekal pendidikan agama, moral, dan akhlak yang ditanamkan dalam keluarga akan tumbuh mengakar dalam diri anak menciptakan kepribadian yang baik dan kokoh sehingga akan menjadikan seorang anak mampu bertahan di tengah-tengah derasnya arus globalisasi.

Menjadi ibu rumah tangga memang sebuah pilihan bu, Tapi menjadi ibu rumah tangga yang berkualitas juga sebuah pilihan. Anak-anak terurus, bisa menghasilkan uang untuk membantu perekonomian keluarga, dan disayang suami. Saya bangga menjadi Seorang Ibu, bagaimana dengan ibu lainnya ??



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar