Bagaimana menjadi seorang Ibu yang berkualitas
Pekerjaan/Profesi
sebagai seorang ibu rumah tangga adalah sebuah pilihan. Ada banyak hal yang
melatar belakangi seorang wanita menikah mau tak mau akhirnya menjatuhkan pilihan
untuk menjalani profesi ini. Saya adalah salah satu dari sekian banyak Ibu di
jagad ini yang di ijinkan oleh suami saya untuk tetap bekerja. Bukan Cuma itu, bahkan
saya kini di ijinkan untuk melakukan aktivitas lain yaitu berMLM. MLM yang saya
pilih adalah Oriflame,
asal tidak mengganggu tugas2 saya sebagai seorang Ibu juga sebagai salah satu
Karyawati di tempat saya Bekerja saat ini.
| liburan bersama teman2 kantor |
Sebagai seorang ibu rumah tangga,kita harus jeli
melihat potensi diri maupun peluang usaha. Apapun bidang yang kita pilih untuk
ditekuni, modalnya sama, yaitu niat yang kuat, usaha yang sungguh-sungguh, dan
tak kenal putus asa. Dimana ada kemauan di situ pasti akan ada jalan. Banyak
kisah sukses bisnis yang dilakukan seorang ibu dari rumah. Usaha apapun itu
jika kita melakukanya dengan niat, fokus dan yakin Insya Alloh usahanya lancar.
Dibisnis Oriflame yang saya jalani saat ini banyak juga yang berprofesi sama
seperti saya, tapi urusan Rumah Tangganya lancar/baik-baik saja, karena semua
kembali ke pribadi masing2.
Saat ini , di
tengah-tengah kemajuan teknologi yang begitu pesat, ibu rumah tangga selayaknya
mengikuti perkembangannya. Jangan hanya jadi penonton saja, tapi juga penikmat.
Jangan gagap teknologi dan harus selalu mendampingi anak-anaknya dalam
beraktivitas dengan segala macam gadget-nya. Tanamkan mana yang boleh
dan mana yang tidak. Mana yang baik dan mana yang tidak. Ibu adalah filter
utama dalam menyaring segala informasi yang diakses oleh anak-anaknya. Memberi
Jadwal sepertinya adalah cara yang efektif saat ini, menurut saya. Anak – anak saya
ijinkan ber-Gadget saat saya atau suami saya ada
dirumah/didampingi, diluar waktu itu gadget saya simpan dengan rapi. Bukan "melarang" tapi saya "membatasi" .
![]() |
| mendampingi anak ber-Gadget |
Bukan hanya
urusan dunia, seorang ibu rumah tangga juga dituntut berkualitas untuk urusan
akhirat. Hal ini bisa dicapai dengan mengikuti kegiatan keagamaan secara rutin.
Karena dari seorang ibulah pendidikan anak bermula. Bekal pendidikan agama,
moral, dan akhlak yang ditanamkan dalam keluarga akan tumbuh mengakar dalam
diri anak menciptakan kepribadian yang baik dan kokoh sehingga akan menjadikan
seorang anak mampu bertahan di tengah-tengah derasnya arus globalisasi.
Menjadi
ibu rumah tangga memang sebuah pilihan bu, Tapi menjadi ibu rumah tangga
yang berkualitas juga sebuah pilihan. Anak-anak terurus, bisa menghasilkan uang
untuk membantu perekonomian keluarga, dan disayang suami. Saya bangga menjadi Seorang Ibu, bagaimana dengan ibu lainnya ??

Tidak ada komentar:
Posting Komentar